Karena Kasus Penistaan Agama Gianluigi Buffon Dilarang Main Satu Laga

Karena Kasus Penistaan Agama Gianluigi Buffon Dilarang Main Satu Laga

Karena Kasus Penistaan Agama Gianluigi Buffon Dilarang Main Satu Laga

Penjaga gawang Juventus, Gianluigi Buffon dilarang bermain satu laga dikarenakan masalah penistaan agama. Hal itu sesuai ketetapan Pengadilan Federal Italia pada Selasa 30 Maret 2021 waktu setempat.
FS88BET
Mikrofon di pinggir lapangan menangkap suara kiper veteran itu meneriakkan kata-kata yang diakui menghina Tuhan waktu pertandingan melawan Parma pada Desember tahun lantas di dalam kelanjutan Liga Italia. Ia terhitung didenda 5.000 euro atas insiden tersebut.

Buffon, yang jadi cadangan untuk Wojciech Szczesny, akan absen di dalam derby hari melawan Torino. Laga akab berjalan pada 3 April 2021.

Selama pertandingan melawan Parma pada 19 Desember 2021 silam, Buffon meneriaki seorang bek Juventus. Dia pakai ungkapan yang di dalam bahasa Italia diakui memperbandingkan Tuhan bersama dengan seekor anjing.

Dengan tidak terdapatnya fans di tribun, mikrofon bersama dengan sadar menangkap kata-kata Buffon. Hal itu menyebabkan FA Italia (FIGC) meluncurkan penyelidikan.

“Pengadilan Banding Federal menguatkan banding dari Jaksa Penuntut Federal, menyebabkan satu pertandingan didiskualifikasi pada Gianluigi Buffon,” bunyi pengakuan dari FIGC mengutip Football Italia, Kamis (1/4/2021).

“Penjaga gawang Juventus, yang dijatuhi sanksi oleh Pengadilan Federal Nasional bersama dengan denda 5.000 euro, sudah dirujuk dikarenakan sudah mengucapkan hukuman yang berisi ekspresi menghujat sepanjang pertandingan melawan Parma 19 Desember lalu,” tambah pengakuan tersebut.

Gianluigi Buffon lagi ke Juventus dari PSG pada 2019 lalu. Dia jadi cadangan Szczesny sepanjang dua musim terakhir.

Musim ini Buffon sudah menyebabkan 10 penampilan, terhitung lima starter di Liga Italia. Kontrak kiper berusia 43 tahun itu akan berakhir pada akhir musim ini dan masa depannya tidak jelas.

Laporan paling baru mengaitkannya ganti ke Napoli atau Porto untuk musim 2021-2022.

Kunjungi Juga : Berita Sepakbola

Sementara Juventus berada di alur ketiga di dalam klasemen Liga Italia. Mereka 10 poin di belakang pemuncak klasemen Inter Milan bersama dengan 11 pertandingan tersisa, dan menyebabkan mereka mungkin tak bisa capai gelar 10 Scudetto berturut-turut.

Related Post