Perbincangan dalam Barcelona vs Juventus: Mengenai Denda yang Meragukan serta Kartu Merah

Perbincangan dalam Barcelona vs Juventus: Mengenai Denda yang Meragukan serta Kartu Merah

Perbincangan dalam Barcelona vs Juventus: Mengenai Denda yang Meragukan serta Kartu Merah

Kemenangan Juventus atas Barcelona dalam peperangan pamungkas tahap tim Aliansi Champions hari Rabu( 9 atau 12 atau 2020) menciptakan sedikit polemik. Sebagian ketetapan penengah pada peperangan itu menghasilkan perbincangan di tengah- tengah khalayak.

Juventus tiba ke markas Barcelona, Camp Nou, dengan tujuan membalas kegagalan di pertemuan awal dan meregang posisi pucuk Tim Gram. Mereka sukses menangani kedua tujuan itu dalam durasi satu malam saja.

Klub berjuluk Bianconeri itu sukses memenangkan perlombaan dengan angka jitu 3- 0. 2 dari 3 berhasil klub besutan Andrea Pirlo itu diborong Cristiano Ronaldo lewat eksekusi penaltinya.

Satu berhasil lebihnya dicetak Weston McKennie, 7 menit sehabis berhasil awal Ronaldo terwujud. Beliau melaksanakan kegiatan serupa apik dengan Juan Cuadrado saat sebelum membebaskan tembakan voli yang bagus di kotak denda rival.

Denda Awal Ronaldo MeragukanTaruhan Bola

Perlombaan kali ini menciptakan beberapa keragu- raguan. La Gazzetta dello Gerak badan mengklaim kalau berhasil awal Ronaldo dari titik putih sedikit meragukan.

Penengah tanpa ragu menunjuk titik putih sehabis memandang bek Barcelona, Ronald Araujo, melanggar Ronaldo di kotak 16.”[Wasit] bermurah batin kepada denda dari pelanggaran Araujo kepada CR7. Cuma terdapat kontak dampingi pundak,” catat analis penengah Gazzetta dello Gerak badan.

Tetapi alat yang lain, Il Corriere dello Gerak badan dan Tuttosport, mempunyai pemikiran berlainan. Mereka menyangka denda itu legal sebab Araujo meletakkan 2 tangannya di dada CR7 serta dengkul kirinya memegang kaki kanan Ronaldo.

Lenglet Seharusnya Diganjar Kartu Merah

Ketetapan meragukan yang lain nampak pada berhasil denda kedua Ronaldo. Seluruh alat Italia akur kalau Juventus layak memperoleh denda sehabis Clement Lenglet melaksanakan handsball di kotak ilegal.

Tetapi media- media itu menerangi penengah yang tidak membagikan kartu kuning kedua pada Lenglet atas kelakuan handsball itu. Tiap alat mempunyai rating berlainan kepada kemampuan penengah, tetapi tidak terdapat satupun yang melampaui nilai 6.

Kursi persediaan Juventus luang bereaksi kala Lenglet melaksanakan handsball. Sebagian di antara mereka, tercantum Andrea Pirlo berlaku seperti instruktur, membuat isyarat yang memohon pada penengah supaya Lenglet diserahkan kartu kuning kedua.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *